Press Release
From Different Perspectives
MODENA Cook Pro Challenge 2017
01 November 2017

Jakarta, 30 Oktober 2017. Kontribusi MODENA pada dunia kuliner tidak hanya sebatas mengadakan kelas memasak di Culinaria MODENA. Lewat ajang pencarian talenta memasak MODENA Cook Pro Challenge 2017 Taste of Indonesia, MODENA memberikan tantangan kepada pecinta kuliner untuk membuat kreasi masakan khas Nusantara dari bahan citarasa asli. Sejak tanggal 22 September sampai dengan 16 Oktober 2017, Facebook Fan Page Culinaria MODENA dipenuhi foto hidangan kreasi Nusantara. Peserta berasal dari Jakarta, Medan, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan, Sulawesi, dan Bali. Resep yang diungggah beraneka ragam. seperti Laksa Betawi, Liwet Tumpeng, Ayam Pop Kremes Saus Padang, Iga Rempah Panggang, Ikan Woku, dan masih banyak lagi.

“MODENA dikenal sebagai penyedia peralatan rumah tangga, namun acara MODENA Cook Pro Challenge sendiri adalah sebagai bentuk dukungan MODENA Indonesia untuk dunia kuliner. Harapan kami ajang ini dapat menjadi wadah edukasi dan pengembangan diri untuk komunitas pecinta kuliner,” ucap Ibu Novi Hariyanti selaku Marketing Group Head MODENA Indonesia saat diwawancarai oleh salah satu media.

Tanggal 29 Oktober 2017, sembilan finalis yang telah melewati tahap seleksi diundang ke MODENA Experience Center untuk mengadu keahlian. Peranti dan bahan masakan disiapkan seluruhnya oleh MODENA. Sebagai pemanasan sebelum menuju tantangan finalis, MODENA Chef Steby Rafael terlebih dulu membuka MODENA Secret Box, yang di dalamnya ternyata berisi cumi. Dalam waktu 45 menit MODENA Chef Steby berhasil menyajikan menu Cumi Tumis Tomat Hijau dengan tampilan menggugah selera.

Memasuki puncak acara, para finalis berpindah dari ruang demo ke hands-on class. Setelah membuka MODENA Secret Box masing-masing, para finalis yang terdiri dari 4 wanita dan 5 pria diberikan waktu 15 menit untuk mempersiapkan diri di meja yang telah ditentukan. Isi dari MODENA Secret Box berbeda satu sama lain. Dari dua orang finalis yang mendapatkan ikan patin segar, salah seorang finalis langsung meraciknya menjadi Gangan Patin, sedangkan yang lain berkreasi membuat Patin Bakar Sambal Matah. Finalis yang mendapatkan bahan daging sapi mencoba membuat Sate Maranggi. Finalis lain mengolah Ayam Gulai, Ayam Balado, dan Ayam Betutu. Tidak semua finalis berhasil memaksimalkan waktu yang terbatas. Seorang finalis yang awalnya berencana memasak Ayam Betutu, akhirnya malah menghasilkan Ayam berbentuk suwiran.

Para finalis diberikan waktu 60 menit untuk menyajikan hidangan dalam 2 porsi. Satu porsi untuk tujuan display, satu porsi lagi untuk dicicipi para juri. Dewan Juri terdiri dari MODENA Chef Steby Rafael, Chef Stefu Santoso President dari Association of Culinary Professionals, dan Ibu Odilia WS seorang Praktisi Kuliner.

Ketrampilan memasak yang dinilai adalah pemahaman bahan dan penguasaan teknik memasak. Kriteria penilaian lain meliputi kebersihan pada saat mengolah makanan, ketepatan waktu, serta citarasa dan tekstur masakan.

Andri Ali, lulusan Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung NHI keluar sebagai juara. Andri Ali menyajikan Gulai Ayam dan Telur yang diolah dengan hati-hati. Bumbu ditumis dengan api kecil dan telur disajikan dalam keadaan setengah matang.

Andri berhak mendapatkan hadiah utama yaitu satu unit MODENA Free Standing Cooker FC 7643 S senilai sepuluh juta rupiah, memperoleh kesempatan ikut serta dalam event MODENA Indonesia, dan mendapatkan edukasi di Association of Culinary Professionals guna lebih mengembangkan keahliannya. Finalis lainnya mendapatkan voucher cooking class Culinaria MODENA dan hadiah tambahan lainnya.

Acara ditutup dengan penyerahan hadiah, foto bersama para finalis, pemenang dan dewan juri.